Alam, Sang Guru Terbaik Dalam Kehidupan

Alam, Sang Guru Terbaik Dalam Kehidupan

Mei 18, 2018 3 By emrizal

Alam, Sang guru terbaik dalam kehidupan.Sungguh beribu syukur patut kita panjatkan atas rahmat dan keberkahan hidup ini. Dimana kita bisa merasakan indahnya lika-liku kehidupan yang mungkin telah kita jalani. Dari awal kehidupan saat nyawa dititipkan kepada jiwa setiap manusia higga terlahirnya manusia di dunia. Sejak usia balita sampai dewasa perubahan demi perubahan telah kita lewati dan tentunya diharapkan agar lebih baik kedepannya. Demikian hampir semua manusia mengalami yang namanya lika-liku kehidupan yang mana diantara mereka yang mampu melawati itu semua dengan bijak akan mendapatkan pelajaran serta pengalaman yang sangat berharga.

apa makna dari pengalaman adalah guru yang bijak ?

Salah satu “guru yang bijak” adalah pengalaman. Pengalaman merupakan suatu hal yang telah berlalu dan manusia hanya bisa mengambil hikmah serta pelajaran yang telah terjadi. Karena tidak ada yang dapat memutar waktu kembali. Dari pengalaman itu nantinya orang bisa menentukan tindakan yang akan diambil atau diputuskan. Bila pengalaman yang telah terjadi itu termasuk pengalaman yang buruk, kita bisa belajar dari pengalaman dan tidak mengambil jalan yang sama.

Bicara soal pengalaman dan pelajaran kehidupan, banyak menyatakan serta mengatakan bahwa pengalaman adalah “guru terbaik” dalam kehidupan. Banyak peribahasa yang menggambarkan pepatah tentang pengalaman. Pernyataan itu tidaklah salah. Namun harus diketahui juga bahwa pengalaman merupakan salah satu guru terbaik kehidupan, guru terbaik kehidupan lainnya yaitu alam.

Mengapa alam ?

Ada yang bilang ilmu yang paling alami adalah alam. Dengan belajar dari “guru terbaik kehidupan” ini, kita akan mendapatkan ilmu dan tingkat rasa syukur yang tinggi. Jika kita mampu untuk sedikit merendahkan diri dengan alam, dan berusaha “menyatu” atau belajar memaknai kehidupan dari alampun juga bisa. Bahkan efek positif yang akan timbul belajar dari “guru terbaik dalam kehidupan” ini sangatlah banyak.

Namun sebelum membahas efek positifnya, sedikit saya beri gambaran tentang pelajaran yang dapat kita ambil dari alam.

Untuk lebih sedikit membantu saat belajar dari alam “sang guru terbaik kehidupan” , saya memiliki metode:

Pertanyaan dan Pernyataan

Misalnya alam, sang guru terbaik dalam kehidupan dalam kehidupan nyata.


1. Waktu kita merasakan angin sepoi-sepoi yang sangat sejuk.

Petanyaannya: “Apa yang kita rasakan ?”
Jawaban atau penyataan yang sering kita lontarkan secara reflek adalah: “Wahh..sejuknya…(bla…bla…bla)”.

Jika kita ingin belajar dari alam lebih dalam lagi, coba ganti pertanyaan “Apa” dengan “Darimana“. Dan teruskan reflek atau reaksi anda tadi setelah anda merasakan sesuatu dengan menjawab pertanyaan yang sudah anda ganti seperti ini.

Pertanyaannya jadi gini : “Darimana angin sepoi-sepoi yang amat sejuk ini?
(Resapi dulu pertanyaan di atas,bila sudah lanjutkan membaca).

Tentu jawaban atau pernyataan kitapun akan berbeda dengan yang biasa kita lakukan. Lebih ekstrim lagi jika saat anda merasakan sejuk tadi, anda dapat bertanya kepada diri anda sendiri “Darimana asal rasa ini?”. Jika kita bisa sampai fase ini, kita dapat menambah rasa syukur yang tinggi pada kehidupan.

Terkadang kita sering kali terlupa saat mendapatkan suatu hal yang meyenangkan. Dan jarang berpikir darimana datangnya itu semua.

2. Saat seseorang merasakan “hal terburuk” dalam hidupnya.

Pertanyaannya: “Apa yang kita rasakan ?”
Pernyataannya yang mungkin sering kita rasakan : “Sengsara,sial bener hidupku ini!” dan masih banyak lagi umpatan-umpatan yang merasa diri kita seolah paling sengsara di dunia.

Kita lupa bahwa ada hikmah yang berharga di saat itu semua.
Coba ganti pertanyaannya dengan “Apa yang akan aku dapatkan setelah ini?” atau “apa hikmah dari semua ini?“.

Tentu jawaban atau peryataan kitapun akan berbeda dari yang awal tadi. Dengan mengganti mindset atau pikiran kita , tentu akan lebih berfikir positif dalam menghadapi segala hal yang menimpa kita. Baik itu hal membanggakan maupun saat hal kurang menyenangkan.

Saat derita melanda, kita sering terlupa dan merasa bahwa saat itu hidup kita adalah yang paling sengsara (menurut kita sendiri). Segera ganti mindset kita. Coba keluar dan lihat kehidupan sekeliling kita.
Ada banyak makna kehidupan yang dapat kita ambil.Saat hal itu melanda,percayalah bahwa masih banyak diluar sana yang lebih dari kita. Lebih segalanya.
Saat diri merasa paling kaya,masih ada yang lebih kaya di luar sana. Saat diri merasa paling miskin dan paling sengsara, masih ada yang lebih menderita dan kekuragan di luar sana. Untuk itulah kita dianjurkan untuk selalu tolong menolong.
Yang lebih lagi jika kita bisa membandingkan dengan orang lain atau biografi tokoh dunia ataupun tokoh agama tertentu,bahwa kita sebenarnya tidak ada apa-apanya. Kesengsaraan yang kita rasakan, derita yang kita rasakan tidaklah sebesar apa yang kita pikirkan.
Bila kita sanggup menguasai ini, kita akan terhindar dari sifat tamak, pesimis, dan sombong.

Dari hanya 2 contoh diatas,sudah memberikan banyak efek positif terhadap diri.
Jika kita sanggup menerapkan kedalam kehidupan kita, percayalah bahwa kehidupan dan hati kita akan lebih tenang serta merasakan beberapa efek positif, diantaranya:

  • Hati, pikiran dan jiwa lebih tenang.
  • Terhindar dari sifat sombong.
  • Selalu optimis menghadapi segala hal.
  • Memiliki rasa syukur yang tinggi.
  • Lebih terhindar dari sifat Ujub.
  • Selalu ingat darimana asal kita.
  • Membatasi sifat tercela yang akan dilakukan.
  • Kehidupan lebih terasa damai.
  • Dapat menjalankan tips ikhlas sepenuhnya.
  • dan masih banyak lainnya.

Alam merupakan ciptaan Tuhan Yang Maha Esa. Dari sini kita harus meyakini dulu bahwa ciptaan Tuhan tidak ada yang tidak baik. Semua yang diciptakannya memiliki nilai masing-masing. Bahkan yang kita lihat seolah tampak “tidak baik” di mata kita , sebenarnya kita hanyalah mengetahui sisi luarnya saja. Janganlah terburu-buru mencela dengan sesuatu yang kita tidak sukai. Berlakulah adil serta rendah diri dan sesungguhnya hanya Tuhan lah sang Maha Mengetahui.

Itulah alam sang guru terbaik dalam kehidupan yang memberikan kita pelajaran dalam banyak hal aspek kehidupan.
Memiliki suatu target akan suatu hal itu memang perlu demi sebuah kesuksesan.Namun agar lebih komplit kesuksesan itu,

“Jangan terlalu memikirkan apa yang kita belum miliki, tapi apa yang harus kita perbuat untuk sesuatu yang sudah kita miliki .”

 

EMrizal

 

Selamat belajar. Mari kita selalu menuntut ilmu dimanapun kita berada. Semoga kehidupan kita lebih baik lagi dalam segala hal kedepannya.
Like dan share apabila bermanfaat. Dan tinggalkan komentar yang sopan di bagian kolom komentar.

Salam sukses.